Masterplan Lampung Sport Center Hampir Finish, Ada Beberapa Cabor Tidak Dapat Fasilitas
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Masterplan Lampung Sport Center yang akan dibangun di dekat exit tol Kotabaru, Jati Agung, Lampung Selatan hampir finish.
Tim Arsitek CV Semar Mesem memaparkan progres desain dan master plan Sport Center Lampung di hadapan Gubernur Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Kamis (3/8/2023).
Perwakilan CV Semar Mesem, Danta Muhita mengatakan pihaknya telah melaporkan progres masterplan kepada Gubernur secara detail agar hasilnya sesuai perencanaan.
“Tadi masterplannya sudah disampaikan oleh tim leader kami Pak Andra Martin, mempresentasikan di depan Pak Gubernur cabor-cabor mana saja yang difasilitasi,” kata Danta.
Danta menyebut hampir semua cabang olahraga prestasi disiapkan di area Lampung Sport Center. Namun ada beberapa cabor yang tidak masuk karena menyesuaikan dengan kondisi. Seperti arung jeram, lomba dayung perahu, pacuan kuda, dan arena balap motor.
“Banyak cabor yang difasilitasi, tapi saya nggak hafal berapa jumlahnya. Yang pasti ada beberapa yang tidak difasilitasi. Seperti dayung dan arung jeram itu kan olahraga alam. Balap motor dan berkuda juga tidak ada,” ungkapnya.
Selain itu, desain Lampung Sport Center juga menggabungkan dua fungsi. Yaitu untuk pembinaan atlet dan untuk masyarakat umum yang ingin menggelar pertandingan eksibisi.
“Secara garis besar kita mengedepankan fungsi kegiatan olahraga. Jadi menggabungkan antara sport facilities dan pertandingan eksibisi. Jadi yang ingin mengadakan eksibisi bisa digelar di situ,” ujar Danta.
Disinggung terkait konsep bangunan yang mengedepankan budaya Lampung, Danta menyebut hal itu tidak diterapkan. Karena mengedepankan fungsi. Sementara kapan Pembangunan akan dimulai, Danta juga enggan berkomentar.
“Untuk gambaran kapan pembangunan kita nggak kesana. Kita cuma memaparkan masterplan. Dan untuk itu (master plan) sudah hampir finish,” tandasnya.
Lampung Sport Center
cabor Lampung
fasilitas olahraga
CV Semar Mesem
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
